Selasa, 09 Januari 2024

Rohmani Pebisnis E-commerce

 Pencapaian Omset Puluhan Juta: Tantangan di Balik Bisnis Pakaian Dalam Online

Platform E-commerce Rohmani Saat Sedang Live. Foto Julia Aninda Putri

Rohmani adalah seorang istri yang memiliki tiga anak, telah aktif dalam bisnis pakaian dalam sejak dimulainya pandemi. Meskipun memiliki tanggung jawab sebagai ibu, dia tidak berjuang sendirian. Suaminya turut serta dalam bisnis ini, membantu Rohmani dalam mengembangkan bisnisnya. Dengan kerja sama dan keteguhan mereka, akhirnya membawa perkembangan pada bisnis pakaian dalam ini. Selama menjalani bisnis pakaian dalam ternyata tidak semudah yang dikira, banyak tantangan yang harus dilalui oleh Rohmani. Namun, hal itu membawa buah hasil yang setimpal. Bisnis yang dirintis Rohmani dan suaminya mencetak omset puluhan juta.

Rohmani salah satu pebisnis pakaian dalam yang berjualan di Shopee, mengaku memulai usaha pada masa pandemi. Awal mula merintis bisnis, hanya dengan menggunakan lahan rumah saja untuk berjualan pakaian dalam, kemudian seiring berjalannya waktu Rohmani mengembangkan bisnisnya melelaui E-commerce

“Karena sekarang kan pembeli lebih banyak berbelanja di online dari pada berbelanja langsung, maka dari itu saya beralih berbisnis melalui E-commerce yaitu Shopee.” Ujar Rohmani Pedagang Pakaian Dalam

Rohmani memilih berjualan online karena mengikuti zaman yang semakin canggih untuk mengembangkan bisnisnya dan juga dengan hal itu dapat menghidupi seluruh keluarganya. Walaupun mendapatkan omset yang menjanjikan namun, untuk berjualan di online memiliki tantangannya sendiri. Tetapi Rohmani tetap berpegang teguh untuk menjalankan bisnis yang sudah di rintis bersama suami. 

“Kalo persaingan online itu, pasti lebih banyak toko yang berjualan dengan harga lebih murah, jadi pembeli itu pasti mencari yang harga paling termurah, bisa murah gitu karena mungkin di hargain dari penjualnya langsung atau dari voucher aplikasinya. Karena hal tersebut yang membuat saya merasa bersaing harga dengan toko lain agar toko saya laku.”  Katanya Rohmani. 

Walaupun persaingan online juga cukup banyak, tetapi pendapatan dari online bisa lebih dari pendapatan di oflline. Jangkauan pembeli online lebih luas, karena bisa dari luar kota, luar daerah bahkan luar negeri.

“Cara saya mengispirasi orang mungkin dengan saya menceritakanya, kita itu berjualan online enak, gampang, mudah tapi pendapatan tidak main-main bisa dapat lebih banyak dari pendapatan buka toko offline. Bahkan pendapatan saya bisa tembus 20-30jt perbulan itupun kotor.” Lanjutan Rohmani.

Selain menyimpan kisah inspiratif di balik layar digital yang rumit. Prestasinya bukan semata-mata hasil keberuntungan, tetapi merupakan hasil dari dedikasi, usaha keras, dan strategi bisnis yang terencana dengan baik.  

Selama penjalanan dalam merintis bisnis pakaian dalam, Rohmani memiliki banyak pelanggan setia yang mengunjungi toko offline maupun toko online. Seperti Tri, pelanggan setia toko Rohmani, yang rutin untuk membeli beberapa barang untuk kebutuhan pribadinya. Tri menjelaskan jika sering mengunjungi toko offline. Namun belakangan ini Tri lebih suka menghabiskan waktunya untuk berbelanja di toko Rohmani melalui Shopee. Karena melalui belanja online, Tri dapat menghemat waktu dan lebih efisien dalam pemilihan barang yang Tri butuhkan. 

Semenjak toko Rohmani terdapat di Ecommerce ternyata mendapatkan respon yang baik oleh para pelanggan. Banyak dari mereka yang merasa puas dan terbantu dengan adanya toko Rohmani. 

Seperti salah satu pelanggannya, Jum, yang sering kali memesan barang di toko Rohmani. Melalui Shopee. Sebelumnya Jum tidak pernah mengunjungi toko offline Rohmani di Lubang Buaya. Selama berbelanja online, Jum merasa mendapat banyak keuntungan dalam pembelian toko online Rohmani, seperti gratis ongkir, voucher Shopee dan harga yang murah. 

Jum tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk mendapatkan barang yang berkualitas baik dan dapat menghemat waktu dalam pemilihan barangnya. Jum juga timbul rasa percaya setelah beberapa kali membeli barang di toko online Rohmani, karena barang yang di terima sama dengan foto yang ada di Shopee dan berkualitas sangat baik. Dengan hal ini, Jum berniat untuk mengunjungi toko offline Rohmani secara langsung di lubang buaya. 

Rohmani Penjual pakaian dalam online ini, menunjukkan bahwa sukses dalam bisnis e-commerce tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membutuhkan pemahaman pasar, respon cepat terhadap perubahan, dan memberikan pengalaman berbelanja online yang memuaskan. Setiap penjual online memiliki potensi untuk meraih kesuksesan serupa dengan menggabungkan strategi yang tepat.


Sabtu, 02 Desember 2023

Perjuangan Warga Kampung Bayur Hadapi Banjir Musim Hujan


JL. H. AMSIR 2, Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Makkasar, Jakarta Timur. Foto Julia Aninda Putri 

Musim hujan merupakan anugerah alam yang membawa kehidupan bagi banyak masyarakat. Namun, di balik keindahan hujan, kita juga perlu memahami potensi risiko banjir yang dapat mengancam pemukiman dan infrastruktur. Oleh karena itu, penting bagi warga untuk senantiasa memperhatikan sisa banjir dan melakukan persiapan yang tepat saat memasuki musim hujan. 

Saat ini, Musim hujan tiba, membawa harapan kehidupan baru bagi masyarakat di Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur, khususnya di Kampung Bayur. Namun, di tengah kebahagiaan menyambut air hujan yang begitu dinanti, risiko banjir tetap menjadi tantangan yang perlu dihadapi dengan bijak.

Hujan deras pada Senin (4/12) dini hari menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kampung Bayur, JL. H. AMSIR 2, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makkasar, Kota Jakarta Timur. Banjir diduga dipicu meluapnya Kali Sunter akibat hujan deras. Banjir ini terkait dengan wilayah yang datarannya rendah dan cepat menggenangi rumah-rumah warga (5/12/2023). Oleh karena itu, warga bahu-membahu membersihkan rumah mereka, dengan kerja sama yang membuat rasa capek dan lelah tidak terasa.

“Dibilang tantangan terbesar yang di hadapinya, itu tidak, karena sudah terbiasa dalam menghadapi masalah banjir. Jadi bukan tantangan yang sulit.” Ujar Alidya, Warga Kampung Bayur.

Sisa banjir yang dirasakan warga, bukanlah menjadi tantangan terbesar yang mereka hadapi karena sudah terbiasa melewati momen banjir seperti ini. 

“Saya sudah mempersiapkan diri saya, kalau tiba-tiba banjir datang, barang-barang rumah saya sudah saya taruh di tempat yang lebih tinggi dan aman. Pengungsian warga akan diarahkan ke Masjid Universitas Borobudur yang sudah dilengkapi fasilitas seperti posko kesehatan dan dapur umum.” Lanjut kata Alidya

Warga sudah mempersiapkan dirinya untuk menghadapi hujan yang akan datang. Dan sudah mempunyai langkah-langkah yang akan di persiapkan mulai dari memindahkan barang-barangnya, dan menjaga terus kebersihan lingkungan. Walaupun tidak ada pengumuman khusus untuk mengantisipasi datangnya banjir dan hujan deras. Warga sudah memiliki kesadaran sendiri jika cuaca mulai berubah.

Kami meminta pemerintah untuk bisa membuat komplek kita bebas banjir, entah membuat bendungan yang lebih besar lagi ataupun pompa yang kebih kuat.” Ujar Elisabet Warga sekaligus Karang Taruna.

Wargapun mempunyai saran yang ingin di sampaikan, dan ingin mempunyai wilayah yang bebas banjir. Warga setempat pun sudah berupaya dengan cara menguruk aliran kali tersebut, dan tidak membuang sampah di kali. 

Warga, terutama di Kampung Bayur, dapat menghadapi musim hujan dengan lebih tangguh melalui kerjasama aktif dalam menyoroti sisa banjir dan meningkatkan persiapan. Kunci utamanya adalah kerjasama antara warga dan pemerintah setempat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama musim hujan.


Selasa, 14 November 2023

MONUMEN PANCASILA SAKTI (LUBANG BUAYA)




Museum Lubang Buaya Jakarta.
Foto: Julia Aninda Putri


Gedung Monumen Pancasila Sakti sering di sebut juga sebagai Lubang Buaya. Monumen ini dibangun dengan tujuan mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis. Monumen ini yang terletak di daerah Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur di Jl. Raya Pondok Gede.

Berisikan bermacam-macam hal dari masa pemberontakan G30S - PKI, seperti pakaian asli para Pahlawan Revolusi, sumur tua tempat membuang jenazah tujuh Pahlawan Revolusi, Rumah Penyiksaan, Pos Komando, Dapur Umum, Mobil-Mobil tua peninggalan Pahlawan Revolusi, dan Museum Paseban (merupakan museum yang dibangun untuk mengenang peristiwa G30S/PKI. Museum ini berada di satu komplek dengan museum Monumen Pancasila Sakti, didalam museum ini terdapat diorama, foto dokumentasi serta berbagai ruangan yang berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI).

Monumen ini dibangun di atas lahan seluas 14,6 Hektar, atas prakarsa Presiden ke-2 RI, Soeharto. Dibangun untuk mengingat perjuangan para Pahlawan. Monumen ini terletak Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Di sebelah selatan terdapat markas besar Tentara Nasional Indonesia, Cilangkap, sebelah utara adalah Bandar Udara Halim Perdanakusuma, sedangkan sebelah timur adalah Pasar Pondok Gede, dan sebelah barat, Taman Mini Indonesia Indah. Sebelum menjadi sebuah, museum sejarah, tempat ini merupakan tanah atau kebun kosong yang dijadikan sebagai tempat pembuangan terakhir para korban Gerakan 30 September 1965 (G30S).

Di kawasan kebun kosong itu terdapat sebuah lubang sumur tua sedalam 12 meter yang digunakan untuk membuang jenazah para korban G30S. Sumur tua itu berdiameter 75 cm. Sumur Tua ini adalah tempat membuang 7 Pahlawan Revolusi yaitu :

1. Jendral Ahmad Yani

2. Mayjen R Soeprapto

3. Mayjen MT Haryono

4. Mayjen S Parman

5. Brigjen DI Panjaitan

6. Brigjen Sutoyo

7. Lettu Pierre A Tendean



Gedung ini sudah di bangun menjadi rapih dan tertata konsepnya, warna gedung ini lebih berdominan coklat muda, dan jendelanya berwarna coklat tua. Monumen Pancasila Sakti ini terdapat dua Area, area Indoor dan area outdoor, dibangun dengan luas tanah 14,6 hektare. Bangunan ini yang berfungsi sebagai tempat dokumentasi visual dari peristiwa sejarah yang pernah terjadi maupun tempat penyimpanan bukti-bukti otentik, bimbingan edukatif kultural beserta pengelolaannya dan pengenalan cerita sejarah. Museum ini sudah resmi dijadikan tempat wisata bersejerah dan tempat rekreasi. Untuk lokasinya terbilamg sangat strategis dipinggir jalan dan sudah banyak orang yang mengunjunginya.

Harga tiket

Tiket masuk museum ini Rp 5.000 untuk umum dan Rp 3.000 untuk pelajar/mahasiswa.

Selain itu pengunjung yang membawa kendaraan juga akan dikenai biaya parkir sebagai berikut :

- Motor Rp 5.000

- Mobil Rp 15.000

- Bus Rp 25.000



Jam operasional Museum

Senin - Sabtu buka mulai pukul 10.00-18.00 WIB.

Minggu buka mulai pukul 05.00-12.00 WIB

Cerita Lebaran

 

LEBARAN MALAM TAKBIRAN PAWAI OBOR BERSAMA KELUARGA CURUG JAYA DAN 11 RT JATICEMPAKA PONDOK GEDE

Kesibukan saya selama bulan Ramadhan yaitu lebaran Lebaran tahun ini saya tidak pulang kampung karena sebelum bulan puasa saya sudah pulang kampung duluan menjenguk nenek di sragen dan mendatangi acara nikahan kaka sepupu di Purwodadi.

Tahun ini kesibukan lebaran saya yaitu menjadi panitia penyerahan zakat selama 12 hari, eventnya sangat seru banget bisa ketemu orang baru dan  mendapat pengalaman yang seru dan menarik. Yang kedua saya menjadi salah satu penanggung jawab di event pawai obor di selenggarakan 1 RW yang terdiri dari 11 RT.

Acara ini di ikuti banyak orang dari kalangan orang tua, remaja dan anak-anak. Mengadakan acara tersebut membutuhkan evort yang besar untuk mengsukseskan acara ini di malam takbiran. Alhamdulilah acaranya berjalan dengan lancar dan sukses sekali mendapat apresiasi dari warga dan ketua karang taruna.

Saat hari-H lebaran saya tidak bisa mengikuti solat idul fitri karena saya sedang halangan tetapi, saya tidak mengurangi rasa senang saya walaupun saya tidak bisa ikut solat setahun sekali ini.

Ketika orang-orang  sudah pulang solat, saat nya saya menyiapkan hidangan makanan yang sudah di buat oleh ibu saya yaitu rendang, opor, sayur labu, ketupat, paru, dll. Ketika lagi makan di rumah, saya kedatangan tamu yang ingin halal bihalal dan itu rame sekali nuansa lebarannya sangat dapat dan saya senang memberi thr dan saya dapat THR yey.

 




Cara Pembuatan Combro Oleh Julia Aninda Putri

Combro :

Combro adalah jajanan pasar tradisional yang terbuat dari singkong parut dengan isian oncom pedas. Nama combro berasal dari bahasa Sunda yang merupakan singkatan 'Oncom Di Jero' yang artinya oncom di dalam. Sementara bagian luar combro terbuat dari adonan singkong parut.

Combro enak disantap selagi hangat. Biasanya, menyantap combro akan lebih pas jika ditemani dengan cabai rawit. Selain enak, cara membuat combro ternyata sangat mudah. Tidak heran jika hingga saat ini jajanan pasar tradisional yang satu ini masih tetap bertahan dan memiliki banyak penggemar.

Bahan-bahan:

·         500 gram singkong parut

·         100 gram kelapa parut

·         1 batang daun bawang

·         ketumbar

·         garam

·         merica secukupnya

Bahan isian:

·         200 gram oncom

·         20 buah cabai rawit merah

·         25 gram kemangi

·         garam

·         merica

·         gula secukupnya

Bumbu halus:

·         3 siung bawang putih

·         5 butir bawang merah

·         3 buah cabai merah keriting

Cara membuat combro:

1.      Tumis bumbu halus hingga matang. 

2.      Tambahkan oncom, kemangi, dan daun bawang. Masak hingga matang dan tercampur rata.

3.      Aduk singkong, kelapa, garam, dan daun bawang aduk hingga rata.

4.      Ambil 2 sendok makan bahan adonan, tambahkan isi dan bentuk lonjong. 

5.      Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kecokelatan dan matang.

Senin, 13 November 2023

MAHASISW/I TGP BERKESEMPATAN STUDEK DI IDN

 

Sesi foto bersama bersama crue acara studek IDN. Foto di ambil oleh : Julia Aninda Putri

JAKARTA Teknik Grafika Penerbitan prodi Penerbitan Jurnalistik D3, Mengadakan studek di salah satu media di Jakarta yaitu IDN. IDN ini cukup intens menerima kunjungan tamu dari berbagai lembaga maupun institusi perguruan tinggi.

Kali ini, TGP PNJ berkesempatan mengunjungi IDN dengan rombongan sebanyak 135 mahasiswa/i semester 5 D3 Penerbitan Jurnalistik, Politeknik Negeri Jakarta Depok UI. Kamis 12 Oktober 2023.

Studek yaitu study ekskursi dimana program yang wajib dilaksanakan bagi kita-kita yang sebelum menduduki semester akhir dengan bertujuan untuk mengenal dunia kerja, dan mengenal beberapa perusahaan di bidang  penerbitan jurnalistik. 

Setelah tiba di IDN, mahasiswa/i disambut oleh pegawai IDN yaitu Yola sebagai moderator, di ruang Rapat IDN Media. Pertemuan yang dimulai pada pukul 11.00 wita ini diwarnai dengan diskusi dan juga tanya jawab oleh pihak IDN. 

Salah satu topik yang dibicarakan dalam kunjungan ini yaitu sharing mengenai dunia jurnalistik di media IDN.

IDN menyediakan 4 Presenter dari beberapa divisi yang ada di dalam media IDN yaitu kak Ayu, kak Niken, dan kak Denis. Di dalam Digital Media IDN terdapat IDN TIMES, POPBELA, POPMAMA, YUMMY, FORTUNE INDONESIA, GGWP, dan DUNIAKU.

IDN MEDIA (Ekosistem, Teknologi, Brand) dibagi menjadi 3 kategori: Media Digital, Live Streaming, Komersial. - KEKAYAAN INTELEKTUAL (Hak Cipta, Paten, Merek Dagang, Rahasia Dagang) dibagi menjadi dua kategori: Media Digital dan Hiburan.

IDN CONNECT (Data dan kecerdasan buatan) dibagi menjadi 2 yaitu Komersial dan Lainnya. Periklanan AIDN (platform periklanan tunggal) terbagi menjadi 3 yaitu platform hiburan, ekonomi kreatif dan platform lainnya.

Tim redaksi IDN tidak bekerja sendiri namun mendapat dukungan dari kelompok lain. Tantangan Editorial IDN MEDIA yaitu terkikisnya idealisme seorang jurnalis. 

Dahulu, jurnalis bisa mempunyai nama sendiri, namun saat ini hal tersebut tidak lagi berlaku di media online. Di bidang ini semua jurnalis sama, yang membedakan adalah sudut penulisannya. Cara untuk mencapai hal ini adalah dengan menciptakan perspektif yang berbeda dari apa yang ditulis jurnalis lain, harus beradaptasi dengan era online saat ini.

“Gimana menjaga kualitas berita di IDN? -melakukan fake check, karena berita cepat sekali dan jarang dilakukan untuk fake checking. fake checking bisa dari postingan lain.  -kredibilitas dan memanfaatakan orang orang sekitar, biar knowledgeable. -memberikan sumber agar terhindar dari hoax.”

Diadakan kunjungan ini diharapkan dapat menjadi awal mula yang baik untuk mahasisw/i TGP untuk terus belajar dalam segala hal yang dapat memajukan kemampuan diri masing-masing. 


Ayahku Separuh Jiwa Ku, Semangat Ku Ada Di Orang Tua Ku

 Nama ayah ku adalah Tri Mulyanto, beliau lahir di Jakarta pada tanggal 06 Maret 1976. Beliau adalah anak terakhir dari 3 bersaudara, 2 perempuan dan 1 laki-laki. Ayah beliau bernama Sumadi dan ibundanya bernama Painah.


Sejak kecil beliau sudah mandiri, lulus dari SDN 08 Petang, beliau menimba ilmu di SMPN 201 Jakarta Barat. Lulus dari SMP beliau melanjutkan pendidikan ke sekolah di SMAN 95 Jakarta beliau sering mendapatkan beasiswa, karena beliau siswa berprestasi.


Setelah lulus sekolah, beliau bekerja menjadi supir antar jemput sekolahan selama kurang lebih 1 tahun, kemudian bekerja di PT. FIS Sejahtera Dirgantara sampai sekarang, yang awalnya di PT itu tidak ada jabatan hingga mendapatkan jabatan di PT. FIS Sejahtera Dirgantara.


Sebagai kepala keluarga ayah ku selalu bekerja keras demi menghidupi istri dan 2 anaknya. Beliau selalu bekerja keras siang dan malam untuk memberikan yang terbaik kepada keluarganya, tak luput dalam kesibukannya beliau pun sering menyempatkan waktu untuk anak-anaknya.


Menanamkan prinsip-prinsip kehidupan, memberikan pesan moral untuk selalu berusaha dan berikhtiar juga dibarengi dengan doa untuk mencapai cita-cita. Beliau memotivasi kami anak - anaknya untuk belajar dan menuntut ilmu setinggi mungkin, berharap anak-anaknya bisa jauh lebih baik darinya.


Beliau adalah panutan ku, aku sebagai anak pertama yang dilahirkan beliau. Walau sesibuk apapun pekerjaannya, beliau masih sempat meluangkan waktunya untuk keluarga. Karena semangat beliau untuk bekerja demi menyejahterakan keluarga adalah motivasi bagi ku untuk terus maju dan menggapai impian. Sebagai anak, aku bangga menjadi bagian dari keluarga beliau.

Saya Julia Aninda Putri, lahir 9 Juli 2003, di Sragen, Jawa Tengah. Anak Pertama dari dua bersaudara, aku mempunyai adik yang bernama Muhammad Fadhilah Akbar kami beda 6 tahun. Ditahun 2021, aku lulus SMA jalur corona yang apa apa serba online. Aku bukan termasuk siswa eligibel tetapi aku tidak berkecil hati dan patah semangat, jalur untuk masuk kuliah sangat banyak. 


Aku yakin kalo aku bisa masuk PTN, tetapi aku tidak boleh mengambil kuliah di luar Jakarta oleh kedua orang tua ku, beliau sangat amat melarang karena tidak bisa jauh dari seorang anak pertamanya.


Aku mendaftar kuliah hanya di Jakarta saja. Awal mula saya mendaftar jalur SBMPN di PNJ (Politeknik Negeri Jakarta) dan SPAN PTKIN di UIN Jakarta (universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta) keduanya tidak keterima.


Aku sempat mikir “sudah tidak ada harapan lagi”. Karena harapan terakhir hanya SBMPTN saja, dimana persaingan semakin banyak dan ketat, aku mencoba ikut SBMPTN dan hasilnya nihil tidak keterima.


Aku sempat down dan aku mencoba kuat. Aku mempunyai sahabat sedari kecil bernama Gina, ia mengajak untuk mendaftar SBMPN dan akhirnya kita mendaftar bareng, bayar bareng apa apa selalu bareng. Sekelarnya ujian aku memang sudah ga berharap banyak di jalur SBMPN ini.


Tibalah pengumuman di hari sabtu keluar, tetapi aku tidak berani untuk membukanya. Akhirnya yang membuka pengumuman aku yaitu teman aku yang satu kelompok, dan hasilnya lolos keterima D3 Penerbitan Jurnalistik.



Aku keterima di Jurnalistik, tetapi aku sedih karena Gina tidak keterima padahal kita dari awal berjuang bersama. Mungkin rezeki Gina bukan di PNJ. Dan akhirnya, alhamdulillah saya bisa kuliah di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) jurusan Teknik Grafika Penerbitan prodi Penerbitan Jurnalistik. 


Ini semua berkat doa dukungan orang tua dan sahabat yang tak henti. Aku  mengucapkan banyak terima kasih khususnya kepada ibu, bapak ku dan sahabat ku, yang selalu memberi support dan doa yang tidak berhenti.


Aku sangat senang dapat diterima di PNJ mengenal teman-teman baru, relasi baru, mengenal kehidupan kuliah, dan dapat belajar kembali. Aku berharap bisa mengembangkan bakat di PNJ, bisa mengejar cita-cita ku dan membanggakan kedua orang tua.


Untuk Bapak dan Ibu, ku tahu betapa sulitnya kalian merawat dan menjagaku, membesarkanku juga mendidikku hingga dewasa seperti ini, namun semua itu tidak akan ku sia-siakan. Ku berjanji, pengorbanan kalian adalah kebahagiaan kalian kelak.


 "Untuk membentuk sebuah pasukan yang kuat, aku membutuhkan 1.000 bala tentara. Tetapi, untuk membentuk jiwa yang hebat, aku hanya butuh dampingan orang tua”.


Rohmani Pebisnis E-commerce

  Pencapaian Omset Puluhan Juta: Tantangan di Balik Bisnis Pakaian Dalam Online P latform E-commerce Rohmani Saat Sedang Live . Foto Julia A...