Kegiatan layanan kesehatan di Posyandu Anggrek Bulan 2 (Foto: Julia A.P.)
TRANSFORMASI layanan kesehatan adalah proses perubahan dan peningkatan dalam penyediaan layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Transformasi ini melibatkan perubahan dalam berbagai aspek, seperti sistem administrasi, teknologi, kebijakan, dan budaya organisasi.
Salah satunya yaitu posyandu yang sudah dikenal sejak lama sebagai pusat pelayanan kesehatan dasar bagi lansia dan balita. Kini, Posyandu dituntut untuk mampu menyediakan informasi kesehatan secara lengkap dan mutakhir sehingga menjadi sentra kegiatan kesehatan masyarakat.
Potret lengkap itu seperti terlihat di Posyandu Anggrek Bulan 2. Terletak di Jalan Curug Jaya 1, RT.006/RW.001, Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Pengelola Posyandu Anggrek Bulan 2 adalah kader RW001 gabungan dari RT005, RTT006, dan RT007. Diarti, pengurus posyandu setempat, mengatakan kegiatan di tempatnya ini sudah berjalan rutin, sebulan sekali pada Kamis minggu pertama atau kedua.
“Pelayanan di posyandu ini sangat lengkap. Mulai penimbangan balita, lansia, dan pemantauan tumbuh kembang anak,” kata Diarti.
“Kalau alat yang digunakan sudah terbaru misalnya timbangan, tensi, tes gula darah, asam urat, dan kolestrol,” dia menambahkana.
Terkait stunting di lingkungan Posyandu Anggrek Bulan 2 tidak ada sama sekali. Semua berkat kerja keras dari pengurus dan anggota.
Posyandu ini berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Puskesmas Pondok Gede. Posyandu Anggrek Bulan 2 terbilang lengkap di antara Kecamatan Pondok Gede.
Posyandu ini sudah bisa disebut Transformasi Layanan Kesehatan karena mencakup semuanya, sehingga disebut sebagai pusat kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, monitoring dan kesehatan masyarakat. Peran ini semua dijalankan Posyandu Anggrek Bulan 2 untuk membantu meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan keberlanjutan layanan kesehatan di tingkat masyarakat.
Maka itu transformasi layanan kesehatan dapat tercapai dengan adanya posyandu yang efektif dalam memberikan pelayanan. Termasuk mendorong partisipasi masyarakat dan mengedukasi tentang pentingnya kesehatan.
"Posyandu ini baru saja terpilih menjadi bagian dari penilaian Puskesmas Pondok Gede untuk mendapatkan akreditasi yang baik. Tim penilai dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Bekasi dengan didampingi Puskesmas Pondok Gede," ujar Farhanullah, Ketua RW 01 Jaticempaka Pondok Gede.
Setiap lansia dan balita yang datang ke posyandu pasti diberi makanan tambahan. Misalnya bubur kacang ijo, puding, atau telur rebus, kemudian juga ada fasilitas mainan anak-anak yang bisa dipakai saat menunggu giliran dipanggil.
“Dari segi pelayanan dari ibu-ibu kader sangat baik, selalu mendukung,” ujar Retno orang tua balita Athalah.
Kalau lansia yang dilayani di tempat ini usia di atas 50 Tahun. Mereka juga membutuhkan pelayanan kesehatan dan pembinaan kelompok usia lanjut.
“Saya saat ikut posyandu untuk timbang badan dan cek gula darah. Kesehatan saya jadi terjamin,” kata Karinem.
Pengurus Posyandu Anggrek Bulan 2 pun tidak segan memberi arahan kepada orang tua balita atau lansia, jika ada penyakit yang serius. Mereka langsung diarahkan untuk ke puskesmas mencari rujukan ke rumah sakit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar