Situasi bak sampah yang mencemarkan polusi udara. Foto : Julia Aninda Putri
Kegiatan ini berlangsung di pasar Pondokgede, Jalan Jati Makmur No.15 Jatiwaringin Pondokgede, No.003, RT.001/RW.002, Jatirahayu, Kec. Pd. Melati, Kota Bks, Jawa Barat 17411. (Minggu, 15 Oktober 2023).
Pasar merupakan pusat aktivitas jual beli masyarakat yang banyak menghasilkan sampah. Pasar banyak menghasilkan sampah, terutama sampah organik seperti sayuran, buah, daging, ikan dan juga barang-barang kebutuhan pokok, serta sampah anorganik seperti plastik.
Seringkali menemukan banyak sampah berserakan di sekitar pasar. Timbunan sampah memenuhi kawasan Pasar Pondok Gede, limbah ini terakumulasi dalam jumlah besar dan menimbulkan banyak dampak negatif.
Warga mengeluh karena terganggu oleh polusi yang ditimbulkan. Menumpuknya sampah di area Pasar Pondok Gede di Akibatnya, selain kotor, bau busuk menyeruak di sekitar lokasi. Bahkan, limbah cair yang berbau busuk mencemari udara di pasar pondok gede.
Akibat penumpukan sampah dan asap kendaraan di Pondokgede juga membuat situasi udara kian memburuk.
"kita juga kalo belanja atau kesini tuh pengennya yang nyaman gitu, tidak ada bau-bau yang gak enak. Posisi kita aja yang jauh aja sudah sudah tercium banget aroma yang tidak sedapnya. Untuk meminimalisir bau tersebut, tentunya sih dari pedagang-pedagangnya yang harus terus menjaga kebersihan, buang sampah jangan sembarang dan juga pemerintahnya harus peduli tentang hal-hal yang seperti ini.” ungkap Aulia pembeli
Dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa pembeli juga merasa terganggu dengan bau yang tidak sedap ini. Kepada pedagang harus tertib menjaga kebersihan bekas dagangannya dan untuk pengurus Pondogede agar dapat mengusut tuntas ini agar terus terjaga lingkungan pasar Pondokgede.
“Biasanya di pasar ini di sediakan satu trashbag buat pedagang pasar, biasanya setelah berjualan membereskan masing-masing sampahnya lalu dimasukkan ke dalam trashbag tersebut, nanti ada petugas pasar yang mengambilnya. Kalo untuk dibuangnya dimana, saya penjual kurang tau. Dengan bau seperti ini apa betah? Sebenernya tidak betah tapi yasudah mau gimana lagi karena ini tempat dagangan saya.” Ujar pedagang salak Lia.
Langkah sederhana yang dapat dilakukan, mengingatkan masyarakat dan pedagang agar tidak membuang sampah sembarangan untuk ikut berperan mengurangi polusi udara.
Tidak hanya berkontribusi menekan angka polusi, tapi juga bisa menyehatkan kesehatan tubuh. Berharap Kecamatan Pondokgede berkomitmen penuh dalam memperhatikan kualitas udara. Misalnya, menyediakan fasilitas yang lebih layak dan membuat sanksi tegas untuk orang yang melanggar tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar